Melawi, Kalbar-IntelijenBorneom.com.
Di tengah tantangan musim kemarau serta ancaman bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menguji ketahanan ekologis wilayah, gelombang ikhtiar spiritual membahana di Kabupaten Melawi. Umat Islam bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur TNI-Polri, serta gabungan organisasi Islam dan pemuda berbondong-bondong memadati kawasan Lapangan Bandara Nanga Pinoh untuk menunaikan Shalat Istisqa dan Doa Bersama.
Kegiatan sakral yang diinisiasi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Melawi ini menjadi wujud nyata kepasrahan total kepada Allah SWT, memohon ampunan atas segala khilaf, sekaligus mengetuk pintu langit agar menurunkan hujan yang bermanfaat (hujan rahmat) demi membasahi bumi Melawi dan memadamkan bara kekeringan.
Pelaksanaan ibadah akbar ini dipimpin oleh para ulama kharismatik setempat. Bertindak selaku Imam Utama adalah Ustadz Nurhalim Al Mahmudi (Pengasuh Pondok Pesantren DAWAM Kabupaten Melawi), sementara Khotib Utama disampaikan oleh Ustadz Tengku Helmiza (Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aflahiyah Kabupaten Melawi).
"Alhamdulillah, walaupun pagi sekitar jam 05.50 WIB Kota Nanga Pinoh khususnya sudah diguyur hujan, namun kita tetap melaksanakan ibadah Shalat Istisqa dan Doa Bersama di Bandara Nanga Pinoh dengan khusyuk, agar Melawi senantiasa aman, damai, dan indah."
— Zulkifli, S.Sos., M.Si., Ketua Persatuan Orang Melawi (POM) Kabupaten Melawi.
Pernyataan tersebut mencerminkan rasa syukur yang mendalam. Guyuran rintik hujan pagi hari sebelum pelaksanaan shalat dipandang sebagai isyarat awal rahmat Ilahi yang menyapa bumi Melawi, menambah kekhusyukan ribuan jamaah yang hadir dengan mengenakan pakaian Muslim putih-putih serta membawa sajadah masing-masing.
Kehadiran unsur Forkopimda, Satgas Karhutla, serta ormas seperti Persatuan Orang Melawi (POM) memperkuat pesan kebersamaan lintas elemen. Solidaritas sosial dan spiritual ini menegaskan bahwa penyelesaian masalah besar di tengah masyarakat harus ditempuh melalui harmoni antara ikhtiar lahiriah penanganan lingkungan dan ikhtiar batiniah melalui doa kepada Sang Pencipta.
Melalui momentum ini, MUI Kabupaten Melawi bersama seluruh elemen masyarakat mengajak umat Islam untuk terus memperbanyak istighfar, taubat, sedekah, serta senantiasa meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup agar Kabupaten Melawi senantiasa dijauhkan dari segala musibah dan marabahaya.
Editor/Publish: Jon Lendri, S.Sos.,

Social Header