Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat pada Senin (15/6/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik kandung Raja Yordania Abdullah II.
Diplomasi Militer di Tengah Komunitas Internasional
Pendidikan setingkat Lemhannas RI ini berlangsung selama satu tahun dan diikuti oleh 146 peserta. Komposisinya terdiri dari 76 perwira domestik Yordania dan 70 peserta internasional dari 13 negara sahabat, termasuk Arab Saudi, Kuwait, UEA, Oman, Mesir, Pakistan, Amerika Serikat, Jerman, hingga Indonesia.
Hadir memberikan dukungan langsung di lokasi acara, Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania, Bapak Ade Padmo Sarwono.
"Kehadiran dan keberhasilan perwira TNI di lembaga prestisius ini adalah bukti nyata dari penguatan diplomasi pertahanan Indonesia. Ini bukan sekadar prestasi akademik, melainkan jembatan strategis untuk mempererat kerja sama militer antara Indonesia dan Yordania di masa depan," ujar perwakilan Puspen TNI.
Borong Dua Kualifikasi Strategis
Tidak hanya menyelesaikan kurikulum utama, Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe juga terpilih ke dalam kelompok elite 70 peserta yang menempuh program ganda (double degree). Pangeran Faisal bin Al Hussein menyematkan langsung dua kualifikasi penting kepada perwira TNI tersebut, yaitu:
Postgraduate Diploma In National Resource Management and Military Sciences. Master in Management and Strategic Studies (Magister Manajemen dan Studi Strategis)
Pencapaian ganda ini menegaskan kapasitas kepemimpinan strategis dan penguasaan akademik perwira TNI yang mampu bersaing secara kompetitif di level internasional.
Komitmen TNI Prima dan Berwawasan Global
Keikutsertaan TNI dalam RJNDC Angkatan ke-23 ini menandai babak baru kerja sama pertahanan kedua negara, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) militer yang adaptif dan inovatif.
Langkah produktif ini sejalan dengan visi TNI untuk mencetak prajurit yang profesional, memiliki global mindset, serta mampu menjadi agen diplomasi yang aktif dalam menjaga perdamaian dunia sesuai dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
#tniprima #tnirakyatkuat #indonesiabebasaktif #diplomasitni #tniinternasional
Sumber : Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI)

Social Header