Suasana sore di Desa Bayur Raya, Kecamatan Pinoh Selatan, tampak berbeda pada Rabu (10/03/2026). Tanpa sekat, Kepala Desa Bayur Raya, Reman, membaur bersama warga di tengah hamparan padi yang mulai menguning untuk melakukan panen raya. Rabu, (11/02/26).
Mengenakan kaos santai dan topi, Kades Reman tak canggung ikut menyabit dan mengumpulkan bulir-bulir padi bersama masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk dukungan nyata Pemerintah Desa dalam menjaga swasembada pangan di tingkat Desa.
Pemimpin yang merakyat, kehadiran sosok nomor satu di Desa Bayur Raya ini disambut hangat oleh warga.
Menurut Reman, terjun langsung ke lapangan adalah cara terbaik untuk mendengar keluh kesah petani sekaligus memberikan semangat agar warga semakin giat mengelola lahan pertanian mereka.
"Kami ingin memastikan bahwa Desa Bayur Raya bisa mandiri secara pangan. Dengan turun langsung seperti ini, saya bisa melihat kondisi riil di lapangan dan merasakan perjuangan para petani kita," ujar Reman di sela-sela aktivitas panen.
Sektor pertanian memang menjadi fokus utama Reman dalam memimpin Bayur Raya. Ia berharap hasil panen tahun ini dapat mencukupi kebutuhan seluruh warga Desa, bahkan jika memungkinkan, bisa menjadi komoditas unggulan yang menambah penghasilan masyarakat.
"Harapan saya, ke depan kita tidak perlu lagi mendatangkan beras dari luar. Jika kita kompak, swasembada pangan di Desa Bayur Raya bukan cuma mimpi," tambahnya optimis.
Lokasi lahan pertanian Desa Bayur Raya, Kecamatan Pinoh Selatan.
Memperkuat ketahanan pangan Desa dan menjalin kedekatan antara Pemimpin dengan warga. Kegiatan panen bersama ini pun diakhiri dengan diskusi santai di pinggir ladang, di mana warga secara langsung menyampaikan harapan mereka terkait bantuan bibit dan alat pertanian untuk musim tanam berikutnya.
Publish : Jon Lendri, S.Sos.,

Social Header